Pengayaan Tanaman di Kawasan Lindung Gampong

Kelompok Pengelola Jasa Lingkungan Gampong Batu Itam, melakukan penganyaan tanaman pada Kawasan Lindung Batu Itam, 24 Desember 2018, pada ketinggian 476 mdpl.  Kegiatan ini didanai oleh KfW Jerman melalui Kegiatan Biodiversity Conservation & Climate Protection In The Gunung Leuser Ecosystem (BCCPGLE) bekerjasama dengan KPH VI Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh. Pengayaan tanaman dilakukan dengan menanam Pala Hutan yang memiliki perakaran yang kuat sehingga bisa mengurangi longsor serta bijinya dapat disemai dan kemudian disambung dengan pala biasa, untuk mengurangi serangan penyakit jamur akar putih.

Selain anggota kelompok, kegiatan ini juga diikuti oleh Keuchik Batu Itam yang baru dan yang lama, 3 orang anggota Tuha Puet serta tokoh masyarakat, termasuk “SIBOLANG” bocah petualang yang ikut ayahnya sambil berlibur.  Pada kesempatan ini Keuchik yang lama, Alfian, SH menyerahkan Kawasan Lindung “Jurang Berkabut” kepada Keuchik yang baru dan berpesan agar “Jurang Berkabut” terus dikelola dan dijaga dengan baik.

Tempat istirahat Pertama dari rombongan ini adalah Pondok Merayu Awan dan makan siang di Hulu Sungai Tingkat Tujuh.

Tiba di Lokasi Pondok Marayu Awan

Berfoto di Lokasi Pondok Merayu Awan

Beristirahat di Kawasan Lindung “Jurang Berkabut”

Mantan Keuchik Menanam Pala Hutan

Keuchik Baru Menanam Pala Hutan

Sepakat untuk Tetap Menjaga Kawasan Lindung Gampong

 

Sirih Merah, Banyak Terdapat di “Jurang Berkabut”

‘Nilam dalam Semak” Sangat Baik untuk Bibit

Sejenis Buah Ara

Jilatang, Banyak Terdapat di Kawasan Lindung Gampong

Hulu Sungai Tingkat Tujuh

Hulu Sungai Tingkat Tujuh

Sibolang di Hulu Sungai Tingkat Tujuh

Hulu Sungai Tingkat Tujuh

Hulu Sungai Tingkat Tujuh

 

Hulu Sungai Tingkat Tujuh

Beranjak Pulang setelah Penanam Pala Hutan

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan