Pelantikan Keuchik Batu Itam

Camat Tapaktuan, Yulmainar, SE, atas nama Bupati Aceh Selatan, melantik Sumaidi sebagai Keuchik Batu Itam, 11 Desember 2018. Sumaidi terpilih menjadi Keuchik setelah memenangkan Pemilihan Keuchik Langsung pada 23 September 2018.  Dalam amanatnya  yang bacakan oleh Camat Tapaktuan, Bupati mengucapkan terimakasih kepada Keuchik yang lama, Alfian, SH yang telah menjalankan tugas pemerintahan sampai terpilihnya Keuchik yang dilantik hari ini.  Alfian, SH telah menjadi Keuchik Batu Itam selama 14 tahun.

Selanjutnya Bupati juga berpesan bahwa sebagai pemimpin penyelenggara pemerintahan, keuchik merupakan pengambil keputusan sekaligus penanggung jawab setiap kebijakan yang akan diambil dan dilaksanakan oleh pemerintahan gampong. Setelah pelantikan, Bupati berharap agar kiranya Keuchik Batu Itam segera menyusun RPJM Gampong; menyinkronkan dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berdasarkan azas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran.

Diakhir sambutan Bupati berpesan kepada Keuchik Batu Itam atas hal-hal sebagai berikut:

  1. Bekerjalah dan laksanakan tugas dan tanggungjawab dengan penuh keikhlasan, sesuai dengan fungsi serta tugas berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Tingkatkan peran serta seluruh masyarakat gampong.
  3. Susun program di gampong, baik itu penyusunan :RPJM Gampong, RKP Gampong maupun APB Gampong; melalui proses musyawarah yang melibatkan / peran serta masyarakat secara partisipatif.
  4. Maksimalkan kualitas proses penggalian gagasan melalui dusun, Musrenbang Gampong dan berbagai proses perencanaan lainnya sehingga program kegiatan yang dijalankan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat gampong.
  5. Jalin komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan Tuha Peuet Gampong yang diantaranya mempunyai tugas : menggali aspirasi masyarakat, menampung aspirasi masyarakat, mengelola aspirasi serta menyalurkan aspirasi tersebut, membahas dan menyepakati rancangan qanun gampong bersama keuchik serta melaksanakan pengawasan terhadap kinerja keuchik.
  6. Tingkatkan pembinaan kepada perangkat gampong dan lembaga kemasyarakatan yang ada serta tidak melakukan pengangkatan dan pemberhentian yang tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.
  7. Tingkatkan kualitas dan kuantitas komunikasi yang efektif keuchik dengan imum mukim.
  8. Fungsikan Kantor Keuchik.
  9. Manfaatkan dan pelihara kekayaan dan asset gampong dengan baik dan benar.
  10. Kelola dana gampong dengan baik, transparan dan akuntabel.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan